Selamat datang di Komunitas Kami

Ingin bergabung dengan anggota kami? Jangan ragu untuk mendaftar hari ini.

  1. Halo Guest, silahkan baca Peraturan Forum kami disini.
    Terimakasih
    Dismiss Notice

Hikmah Hari Raya Lebaran

Discussion in 'Kabar Terbaru' started by Andik Firmawan, 15 May 2019.

Tags:
  1. Andik Firmawan

    Andik Firmawan New Member
    Registered

    Joined:
    15 May 2019
    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Profesi:
    Enterprenuer
    Pendidikan:
    S1
    Idul Fitri atau Lebaran selalu datang untuk menutup ibadah puasa Ramadhan setahun sekali. Sudah pasti Anda bersama seluruh umat Muslim senantiasa merayakan dan menyambut dengan rasa penuh ceria, gembira, dan suka cita. Banyak kegembiraan dalam Idul Fitri, salah satunya tentu promo Lebaran 2019. Tetapi yang harus jadi pertanyaan adalah telah benarkah sikap dan cara Anda selama ini ketika memaknai, merayakan dan menyambut Idul Fitri? Ini yang wajib selalu jadi bahan renungan dan intropeksi diri setiap saat.

    [​IMG]

    Apalagi setiap kali Anda menjumpai Idul Fitri seperti pada tahun ini. Tetapi bila yang Anda pahami dan dapatkan dari Lebaran yang adalah penutup dan sekaligus melengkapi ibadah Ramadhan, dan hanya seperti itu saja, tentunya tidak tepat. Hal ini karena Idul Fitri dan Idul Adha merupakan dua hari raya dalam Islam yang langsung ditetapkan oleh Allah untuk pengganti hari raya lainnya yang pernah diketahui oleh masyarakat Arab sebelum Islam hadir.

    - Hikmah Syukur dan Gembira

    Hikmah pertama yang menonjol dari idul fitri adalah hikmah syukur dan kegembiraan. Hal ini sebab semua bergembira dan bersuka ria ketika menyambut Idul Fitri ini. Memang dibenarkan, terlebih disunnahkan Anda bergembira, bersuka cita dan berbahagia pada hari ini. Hal ini sebab makna dari kata “Ied” itu merupakan hari perayaan, hari raya, hari yang dirayakan. Tentunya perayaan identik dengan kebahagiaan dan kegembiraan.

    - Hikmah Tauhid, Iman dan Taqwa

    Saat menyebut Idul Fitri, disunnahkan untuk banyak mengumandangkan tahlil, takbir, tahmid dan tasbih untuk memperbaharui dan menegaskan deklarasi tauhid dan iman. Itu mempunyai arti bahwa identitas tauhid dan iman wajib selalu Anda perbaharui dan Anda tunjukkan. Termasuk juga untuk berbagai momen perayaan dan kegembiraan, dimana umumnya justru banyak orang lalai dari dzikir dan mengingat Allah.

    - Hikmah Kesucian

    Biasa juga disebutkan dengan datangnya Idul fitri berarti seluruh umat Muslim kembali pada kesucian. Sebab bila dioptimalkan dengan kesungguhan, maka Ramadhan dengan semua amaliah istimewanya merupakan salah satu saat terbaik untuk peleburan dosa dan menghapus noda yang mengotori jiwa dan hati Anda, serta membebani diri Anda selama ini.

    - Hikmah Kepedualian

    Islam merupakan agama yang peduli. Oleh sebab itu umatnya juga adalah umat yang memiliki kepedulian. Karkter dan sifat kepedulian itu sangat tampak nyata dan terbukti dengan mencolok selama bulan Ramadhan yang dilalui. Dimana semangat memberi dan berbagi melaui sunnah infak, bersedekah dan kewajiban zakat, sangat indah menghiasi hari yang penuh kepedulian selama bulan suci. Itu semua untuk meneladani sifat terbaik dari Nabi Muhammad.

    - Hikmah Kebersamaan dan Persatuan

    Ketika Ramadhan, nuansa dan suasana kebersamaan, juga persatuan umat sangat kental, sangat terasa dan indah. Memulai puasa bersama, bertarawih bersama, juga Shalat lima waktu berjamaah juga lebih banyak ketika Ramadhan, tadarus bersama, i’tikaf bersama, buka puasa bersama, zakat fitrah bersama, dan bersama menyambut Lebaran. Hal itu disebabkan memang amaliah dan ibada Ramadhan dan Idul Fitri memiliki sifat jama’iyah, serba bersama dan kolektif. Tidak dapat dan tidak bisa dilakukan sendirian.

    Berhari Raya Lebaran Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad

    Setiap tanggal 1 Syawal semua umat Muslim berayakan hari raya Idul Fitri. Perlu Anda ketahui, bahwa hari raya Idu Fitri adalah rahmat Allah yang khusus diberikan kepada umat Nabi Muhammad. Disebut “Ied” disebabkan pada hari tersebut, Allah memberikan banyak macam kebaikan kepada hamba-Nya. Di antara kebaikan tersebut adalah buka puasa sesudah adanya larangan minum dan makan selama bulan suci Ramadhan, juga kebaikan berupa perintah mengeluarkan zakat fitrah.

    - Mandi Pada Hari Raya

    Sa’id bin Al Musayyib pernah berkata: “Sunnah hari raya idul Fitri ada tiga, yakni berjalan mandi, makan sebelum keluar dan berjalan menuju lapangan.” Mandi pada hari raya Idul Fitri juga membuat Anda terlihat cerah ketika bersilaturahmi setelah Shalat Ied dengan tetangga atau kerabat.

    - Bersolek Sebelum Shalat Idul Fitri

    Disunahkan untuk laki-laki agar membersihkan diri dan menggunakan pakaian terbaik yang dipunya, juga menggunakan minyak wangi dan gosok gigi. Sedangkan untuk wanita tidak dianjurkan untuk mengenakan baju mewah, berhias dan memakai minyak wangi. Namun tidak ada salahnya untuk Anda selalu merawat diri menggunakan produk berkualitas, misalnya produk SK-II dari Korea yang terkenal kualitasnya.

    - Melalui Jalan yang Berbeda Ketika Berangkat dan Pulang Shalat Idul Fitri

    Hal ini seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, beliau mengambil jalan yang berbeda saat pergi dan pulang dari Shalat Idul Fitri. Hal ini mempiliki hikmah yakni supaya orang-orang yang lewat di jalan itu dapat memberikan salam pada orang-orang yang tinggal di sekitar jalan yang dileati tersebut, juga menunjukkan syi’ar Islam.

    - Takbir

    Nabi Muhammad biasa berangkat menjalankan Shalat pada hari raya Idul Fitri, lalu beliau mengumandangkan takbir hingga sampai tempat pelaksanaan sholat. Bahkan hingga Shalat akan dilaksanakan. Untuk waktu tkbir ketika Idul Fitri merujuk pada pendapat yang paling kuat adalah sesudah meninggalkan rumah di pagi harinya.
     

    Attached Files:

Loading...

Share This Page